Bacaan Doa Sesudah Sholat Dhuha Lengkap Dan Tata Cara Sholat Dhuha

Doa Sholat Dhuha - Inilah bacaan doa setelah sholat dhuha yang lengkap dengan niat arti dan tata cara sholat dhuha. Namun sebelum kita melanjutkan pembahasannya, saya ingin bertanya apakah kalian sudah mengetahui menyerupai manfaat dan keutamaan sholat dhuha? Nah, kalau belum maka sebaiknya membaca artikel ini hingga selesai, semoga kita sanggup menjadi lebih semangat lagi dalam melakukannya. Sholat Dhuha ialah sholat sunnah yang disyariatkan oleh Nabi Muhammad Saw. Kemudian pada pembahasan di dalam artikel ini akan menjelaskan secara lengkap segala hal yang bekerjasama dengan sholat dhuha. Kalau masih merasa kebingungan membaca goresan pena di atas maka anda sanggup membaca bacaan latinnya.


Doa Sholat Dhuha Lengkap


Doa Setelah Sholat Dhuha


Doa Sholat Dhuha Lengkap Latin

ALLAHUMMA INNADHDHUHA-A DHUHA-UKA, WALBAHAA-ABAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWAATUKA, WAL QUDROTA QUDROTUKA, WAL ‘ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQII FISSAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’SIRON FAYASSIRHU, WAINKAANA HAROOMAN FA THOHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QORIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDROTIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHOOLIHIiN. Berarti “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha itu ialah dhuhamu, keagungan itu merupakan keagunganmu, keindahan itu merupakan keindahanmu, kekuatan itu ialah kekuatanmu, kekuasaan itu ialah kekuasaanmu”, dan penjagaan-penjagaan ialah penjagaanmu. “Ya Allah, jikalau rezeki saya masih di langit maka turunkanlah, jikalau ada di dalam bumi maka keluarkanlah, jikalau sulit maka mudahkanlah, apabila itu haram maka sucikanlah, jikalau jauh maka dekatkanlah”. “Demi kebenaran dhuhamu, keagunganmu, keindahanmu, kekuatanmu dan kekuasaanmu, berikanlah kepadaku sebagaimana apa yang engkau berikan kepada hambamu yang sholeh”.

Niat Sholat Dhuha


latin: ” Ushollii sunnaatadluhaa rak’ataini mustaqbil alqiblati adaa-a llillaahi ta’aala.” Artinya “Saya berniat sholat dhuha 2 rakaat menghadap kiblat lantaran allah ta’ala”. Jika anda ingin melaksanakan 4 rakaat secara sekaligus maka sanggup mengubah bacaan niat dari 2 rakaat menjadi 4 rakaat dengan cara menyebut "arbaa'ata rok'ataini".

Sholat Dhuha

Setelah kita mengetahui menyerupai apa doa sholat dhuha beserta niat yang telah dijelaskan di atas maka sudah saatnya kita membahas secara tuntas mengenai tata cara sholat dhuha yang baik dan benar sesuai dengan tuntunan hadits. gambar sholat Sholat dhuha itu sendiri berdasarkan pendapat beberapa ulama mesti dikerjakan minimal 2 rakaat dan paling maksimalnya sebanyak 4 rakaat. Dalam sholat dhuha sanggup kita lakukan secara berjamaan atau juga sanggup dilakukan dengan sendirian. Untuk sanggup melaksanakan sholat dhuha maka hal pertama kali yang mesti diutaman yaitu kondisi yang suci, kemudian barulah kita sanggup menunaikan sholat dhuha.

Tata Cara Sholat Dhuha


Niat Sholat Dhuha dan Rukunnya Niat sholat dhuha sanggup kita ucapkan secara verbal atau dalam hati saja. Adapun cara diucapkannya yaitu berdasarkan madzhab imam syafi'i dimana hal tersebut bergantung dari madzhab apa yang anda ikuti, ada yang dibaca dan ada yang sekedar melapaskan niat. Pada pelaksanaannya dilakukan secara berbarengan dengan diawali takbiratul ikhrom. Bacaan niat sudah tercantum sebelumnya di pecahan atas. Kemudian setelah melaksanakan takbiratul ikrom maka kita membaca doa iftitah di sambung dengan surat al fatihah. Untuk pembacaan surat al fatihah nya sanggup sembarang, terserah mau menggunakan suart apa saja (untuk surat yang afdhal dibaca ketika sholat dhuha, akan dibahas setelah ini). Bagi anda yang sudah mengetahui dari sini sanggup di skip pada subbab selanjutnya (bacaan sholat dhuha) ini hanya klarifikasi pemanis mengenai rukun sholat dhuha. Setelah membaca surat, kita melaksanakan ruku' dan membaca tasbih sebanyak 3 kali. Kemudian bangun dari ruku', kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan gerakan i'tidal dan membaca bacaan i'tidal. Sujud pertama, kemudian membaca tasbih sebanyak tiga kali, disambung dengan duduk diantara dua sujud. Kemudian membaca tasbih sebanyak tiga kali. Pada ketika rakaat pertama selesai maka digenapkan dengan rakaat ke-2 hingga kita melaksanakan tasyhhadud selesai dan mengucapkan salam. Nah, kalau ingin lebih jelasnya lagi maka silahkan melihat video mengenai tata cara sholat dhuha.

Bacaan Sholat Dhuha

Kalau berdasarkan beberapa rujukan yang ada di beberapa buku menyampaikan bahwa lebih bagusnya ketika melaksanakan sholat dhuha yaitu ketika di rakaat pertama kita membaca surat Asy-syam dan untuk rakaat ke-dua membaca surat Al-lail. Kalau pendapat dari ibnu hajar al-Atsqolani, dia menyarankan untuk rakaat pertama kita membaca surat al-kafirun dan rakaat kedua membacakan surat Al-Ikhlas. Tak ada salahnya kita membaca surat Adh-Dhuha juga lantaran pada surat tersebut ada nilai-nilai penting yang sanggup kita pahami, hayati dan diamalkan pada kehidupan sehari-hari. Sebenarnya sih untuk permasalahan mengenai surat bacaan sholat dhuha tak ada keterangan resmi yang berasal dari Rasulullah wacana surat apa saja yang mesti dibaca. Silahkan anda membaca surat al'quran apa saja sesuai dengan keinginan kita, akan tetapi sebeliknya kita membaca surat yang sesuai dengan kebutuhan kita pada ketika itu.

Waktu Sholat dhuha


Sholat Dhuha ialah shalat di pagi hari setelah melaksanakan sholat shubuh. Makara waktunya yaitu setelah muncul matahari terbit dari timur hingga memasuki waktu dzuhur.
Dari sinilah kita mengetahui sebenarnya waktu sholat dhuha itu terbagi menjadi 2 pecahan yakni:
Pertama, awal waktu dhuha yakni setelah matahari terbit dan meninggi hingga setinggi tombak yakni kira-kira sekitar 15 menit setelah matahari terbit.
Kedua selesai waktu, yakni bersahabat dengan waktu syawal ketika matahari akan tergelincir ke barat.

Kira-kira waktu atau jam yang dianggap boleh dimulainya sholat dhuha yaitu jam 06.00 pagi, ada beberapa ulama yang menetapkan jam 08.00 (terserah anda menentukan yang mana, sama-sama baiknya pada kedua penetapan tersebut). Sampai batas waktu paling terakhir untuk melaksanakan sholat dhuha yaitu jam 11.00 atau waktu mendekati dzuhur.

Sumber lain yakni berdasarkan fatwa dari Saudi Arabia (Al Lajnah Ad D-imah) menyatakan bahwa waktu yang sanggup kita memulai untuk melaksanakan sholat dhuha yaitu sekitar 15 menit setelah matahari terbit.

Untuk waktu yang utama dalam menunaikan sholat dhuha yaitu ketika kondisi sudah semakin panas. Nah berikut dalilnya.


An Nawawi begitu juga halnya dengan syafi'iyah menyetujui hadist tersebut dimana menjelaskan mengenai hadist tersebut sebenarnya ialah waktu utama dalam menunaikan sholat dhuha walaupun boleh juga kita laksanakan awal matahari terbit hingga waktu zawal. Mengenai hadits yang bekerjasama dengan waktu sholat dhuha dijelaskan dalam sebuah hadits qudsi yakni.


artinya: ” Allah berfirman: “wahai anak Adam, jangan sekali-kali kau malas untuk mengerjakan 4 rakaat pada waktu permulaan siang (sholat dhuha), pasti pasti akan saya cukupkan kebutuhanmu pada selesai harinya”.”

Dzikir Setelah Sholat Dhuha


Wah kayaknya ini khusus untuk mereka yang mempunyai banyak waktu luang di pagi harinya. Biasanya sih diantara kita masih jarang melaksanakan zikir setelah sholat dhuha kecuali untuk waktu sangat luang sekali, lantaran pada umumnya di Indonesia, acara produktif baik dalam dunia kerja maupun di pendidikan biasanya diawal pada waktu 08.300. Terdapat beberapa ulama yang menyarankan untuk membaca surat al ma'tsurat, membaca 99 asmaul husna, dan ada yang menyarankan untuk membaca surat pilihan di dalam al-quran menyerupai Al-Waqiah, Yaasin, al mulk dan ar rohman. Berikut secara umum wacana dzikir yang sanggup kita baca setelah sholat dhuha.

1.

Kita sanggup membaca sesuai dengan keinginan kita, sanggup 3 kali, 11 kali dan 33 kali.

2.

Setelah selesai membaca istigfar maka kita diperkenankan untuk melanjutkannya dengan membacakan kalimat tasbih sebanyak 100 kali.
3.

Kemudian kita lanjutkan lagi dengan membacakan sholawat pada nabi sebanyak 33 kali hingga 100 kali.
Itu untuk yang umum, bagaimana untuk dzikir setelah sholat dhuha yang khusus. Yah, terdapat buku rujukan khusus untuk anda yang memang ingin mendalaminya lebih lagi yakni kita I'aanatuth Thalibiin juz 1 karya Sayyid Abu Bakar Muhammad Satha ad-Dimyathi. Kita sanggup mendapat keterangan doa dan dzikir dalam kita tersebut pada halaman 255 yang mana dia peroleh dan nukil dari kita Masalikul Qariib. Nah, berikut doa sholat dhuha dan zikirnya berdasarkan kitab kita tersebut.

1.

2.

3.

Setelah membaca dzikir di atas maka kita lanjutkan dengan membacakan doa menyerupai ini. Sebenarnya dzikir itu sanggup kita lakukan sebelum atau setelah sholat dhuha, tergantung kalian saja.

Manfaat dan Keutamaan Sholat Dhuha

Manfaat dan keutamaan doa sholat dhuha ini sangat banyak sekali. Sholat dhuha selain ditinjau dari segi pahala untuk alam abadi ternyata juga sanggup dilihat dari segi kesehatan



Diantara keutamaan atau manfaat sholat dhuha ini yaitu apa yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud dan Ahmad Abu Dzar bahwa Rasulullah SAW bersabda bahwa, "Hendaklah masing-masing kau beramal untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Semua kebaikan ialah sedekah walaupun kebaikan itu kelihatan kecil menyerupai berdzikir, tersenyum dan lainnya. Seandainya kita repot lantaran melaksanakan banyak kiprah pekerjaan kita maka kita sanggup mengganti semuanya itu cukup dengan mengerjakan dua rakaat sholat dhuha. Mudah namun pahalanya sama dengan sedekah. Seperti yang sudah diriwayatkan

Sholat Dhuha sebagai Investasi Amal Cadangan


Kita mengetahui bahwa fungsi sholat dhuha yaitu sebagai penyempurna bagi sholat wajib 5 waktu. Kita juga mengetahui sebenarnya sholat wajib itu merupakan amalan pertama kali yang dihisab. Jika sholat kita baik maka sanggup diperhitungkan untuk amalan yang selanjutnya, akan tetapi kalau sholat kita jelek maka sudah tak ada perhitungan amalan selanjutnya. Kita sanggup gunakan sholat dhuha sebagai investasi amal cadangan. Makara dengan kita melaksanakan sholat dhuha pada setiap harinya maka kita sama saja sedang melaksanakan investasi amalan cadangan yang insya allah sanggup menyempurnakan kekurangan sholat wajib kita.

Ghanimah (keuntungan) Besar


Pada suatu ketika, Rasulullah SAW mengirimkan pasukan muslimin untuk sanggup berperang melawan musuh Allah. Akhirnya mereka mendapat kemenangan yang gemilang dan memperoleh harta rampasan yang sangat melimpah.

Banyak sekali orang yang ramai membicarakan singkatnya peperangan kaum muslimin tersebut dan banyaknya harta rampasan perang atau ghanimah yang mereka peroleh.

Kemudian Rasulullah SAW menjelaskan bahwa ada yang lebih utama dan lebih baik dari mudahnya mendapat kemenangan dan harta rampasan perang, apa itu?? Sholat dhuha.

Berikut haditsnya.


artinya: Dari Abdulloh bin Amr bin Ash, ia berkata “Rasulullah SAW mengirim pasukan perang, kemudian pasukan itu mendapat harta rampasan perang yang banyak dan cepat kembali (dari medan perang). Orang-orangpun (ramai) memperbincangkan cepat selesainya perang, banyaknya harta rampasan, dan cepat kembalinya mereka. Maka Rasulullah SAW bersabda “Maukah saya tunjukkan kepada kalian sesuatu yang lebih cepat selesai perangnya, lebih banyak harta rampasan dan cepatnya kembali? (yaitu) orang yang berwudhu kemudian menuju masjid untuk mengerjakan sholat sunah dhuha. Dialah yang lebih cepat selesai perangnya dan lebih cepat kembalinya.”(H.R Ahmad). Makanya yang rajin doa sholat dhuha dan sholatnya.

Tercukupi Kebutuhan Hidupnya


Perkembangan zaman telah berjalan sedemikian rupa. Tantangan semakin begitu besar dari waktu ke waktu. Kita melihat kini ada banyak sekali orang yang lalai dalam mengingat Allah lantaran sangat begitu kerasnya mereka bekerja untuk penghidupannya.

Anehnya, walaupun waktunya sudah dicurahkan untuk pekerjaannya. Akan tetapi tetap saja mereka merasa kurang tercukupi kebutuhan dalam hidupnya.

Ingat! Allah itu senantiasa akan menawarkan kelapangan rezeki bagi mereka yang sangat gemar dan rajin dalam menjalankan sholat dhuha. Hal tersebut sebagaimana sudah dijelaskan oleh Rasulullah Saw yang dijelaskan dalam sebuah hadits qudsi dari Abu Darda' sebenarnya Allah Swt berfirman.


Gimana? Allah secara pribadi menawarkan pernyataan untuk siapa saja yang rajin maka akan dimudahkan rejekinya. Jika bisnis anda masih stagnan maka cobalah untuk sanggup rajin sholat dhuha seminimalnya 1 kali setahun. Setelah itu cobalah anda mencicipi bagaimana perkembangan bisnis anda.

Bahkan sholat dhuha digunakan perusahaan populer yakni ayam bakar MasMono untuk mengabsen karyawannya, sanggup kita bayangin coba??

Sebagaimana yang sudah diulas dari dream.co.id, bahwa pemilik perusahaan yakni Agus Pramono sudah menerapkan aturan untuk sanggup menjalankan sholat dhuha dari tahun 2009. Selain aturan pelaksanaan sholat dhuha, perusahaan ini juga menerapkan beberapa aturan diantaranya yaitu larangan merokok dan menutup toko outlet jikalau diwaktu pelaksanaan sholat jumat.

Makanya tidak heran kalau kini usahanya tersebut sudah menjadi besar dan beromset miliaran.

Menjaga Keimanan


Sholat Dhuha hukumnya sunah dan mengerjakan sholat dhuha pada pagi hari itu sangat dianjurkan. Faedah dan nilai pahala yang terkandung di dalamnya sangat begitu banyak. Selain daripada itu, shalat dhuha sanggup menjadi stabilitator bagi kondisi keimanan seorang muslim, lantaran fluktuasi keimanan mesti ada kontrol yang intensif, jangan hingga jatuh di lubang kekufuran.

Menjaga Kondisi


Saat anda bangun pada pagi hari dan mencicipi mood yang tidak lezat maka cobalah untuk segera menunaikan sholat dhuha. Saat anda sholat maka tentu saja juga dilakukan secara khusuk, ada semacam energi yang dimana energi tersebut akan mengusir rasa ngantuk dan kemalasan. Oleh lantaran itu jadikanlah sholat dhuha sebagai bekal anda untuk sanggup memulai aktifitas sehari-hari.

Penghilang Stress

Selain sehabis sholat dhuha maka kita sanggup mencicipi batin yang tenang, ternyata sanggup digunakan juga untuk mengusir rasa stress. Saat anda sedang mencicipi stress lantaran hadirnya tekanan dari pekerjaan anda maka anda sanggup melaksanakan sholat dhuha sebagai obat penghilang stress. Jangan dipendam stressnya lantaran sanggup mendatangkan resiko banyak sekali macam penyakit.

Pahala menyerupai Umrah


Imam Tirmidzi dan Imam At-Thabrani telah meriwayatkan sebuah hadits yang menjelaskan bahwa jikalau sholat berjamaah di masjid kemudian dia berdiam pada kawasan sholatnya hingga tiba waktu dhuha, kemudian dia menjalankan sholat dhuha maka dia akan memperoleh pahala menyerupai umroh dan naik haji. Para ulama hadits telah merekomendasikan hadits ini kedudukannya hasan.

Dibangunkan rumah di Surga

Siapa diantara kita yang tak ingin dibangunkan rumah di surga? pastinya kita semua ingin, akan tetapi apakah itu susah? Tidak hanya cukup kita beristiqomah sholat dhuha di pagi hari insya allah kita akan dibangunkan rumah di surga. Hal tersebut sesuai dengan hadits Rasul SAW yakni: “Barang Siapa Sholat dhuha sebanyak 4 rakaat dan 4 rakaat sebelumnya, maka dia akan dibangunkan rumah di surga,” (Shahih al-Jami’: 634)

Bersama Rasulullah Di Surga

Sebuah anugerah dan kenikmatan terbesar untuk kita jikalau kita sanggup berjumpa nantinya bersama Rasulullah, para nabi dan orang sholeh di surga. Dalam sebuah hadits ada keterangan bahwa dengan melaksanakan banyak sujud di dunia akan sanggup membantu kita untuk sanggup bertemu dengan Rasulullah nantinya. Selain menghidupkan sunah beliau, sholat dhuha juga sanggup menjadi cara kita untuk senantiasa memperbanyak sujud.

Manfaat Sholat Dhuha untuk kesehatan

Selain sangat bermanfaat bagi ruhani, ternyata sholat dhuha juga sangat baik untuk jasmani kita. Alasannya yaitu ketika kita melaksanakan sholat dhuha maka secara otomatis kita juga bergerak, sehingga sangat bermanfaat untuk kesehatan jasmani kita. Nah, berikut manfaat sholat dhuha untuk kesehatan.

1. Olahraga yang tidak disadari


Kita mengetahui pendapat para andal sebenarnya waktu yang paling baik untuk sanggup melaksanakan olahraga yaitu ketika waktu di pagi hari. Nah, sholat dhuha juga demikian lantaran dilakukan pada pagi hari. Oleh karenanya, ketika kita sholat dhuha maka tanpa disadari kita sama saja melaksanakan olahraga. Dengan sholat dhuha kita menggerakkan persendian kita dari tangan siku, lutut hingga kaki sehingga sanggup menjaga kesehatan otot dan tulang kita. Dengan demikian kita sanggup terhindar dari banyak sekali macam penyakit tulang menyerupai osteoporosis atau pengeroposan tulang.

2. Memperlancar Peredaran Darah


Dengan kita menggerakkan tubuh kita maka tanpa disadari secara otomatis kita juga memperlancar sistem peredaran darah dalam tubuh kita. Darah senantiasa mengalir dari organ ke organ. Contohnya, ketika kita dalam kondisi berdiri, maka darah masih belum optimal peredarannya. Akan tetapi ketika kita melaksanakan gerakan sujud yakni posisi kepala lebih rendah dibandingkan tubuh maka darah akan mengalir ke kepala dan seterusnya.

3. Obat bagi penyakit dalam

Berdasarkan penelitian mengenai sholat mereka menemukan sebenarnya ketika kita sholat dhuha pada waktu kondisi bumi yang sudah memulai panas sanggup mengurangi resiko penyakit dalam menyerupai jantung dan ginjal. Hal ini disebabkan lantaran terdapat energi panas yang telah menghipnotis organ hati dan sistem pencernaan kita.

4. Menjadikan Wajah Cantik dan Berseri


Bener nih? ya iyalah. Semua perempuan pasti menginginkan dirinya terlihat cantik. Nah, sholat dhuha sanggup dijadikan terapi untuk mengakibatkan wajah manis dan berseri. Saat anda membasuh muka menggunakan air wudhu maka hal itu akan sanggup menciptakan wajah menjadi bersih. Tak hanya bersih, air wudhu juga akan masuk ke pori-pori kulit sehingga sanggup mengencangkan kulit dan menciptakan wajah kita berseri.

Sholat Dhuha Berapa Rakaat

Sebenarnya sholat dhuha itu berapa rakaat sih? Syaikh Ash Shan'ani dalam kitabnya yang mempunyai judul Subulus Salam sebenarnya dia beropini bahwa 2 rakaat sholat dhuha sanggup menggantikan pahala 360 sedekah.

Memang jumlah rakaat sholat dhuha itu berbeda-beda, akan tetapi setiap rakaat mempunyai fadhilah dan pahala dari Allah Swt.

Ulama semuanya setuju bahwa minimal melaksanakan sholat dhuha yaitu 2 rakaat. Sedangkan untuk kasus maksimalnya masih terdapat banyak ulama yang berbeda pendapat mengenai hal tersebut. Madzhab Maliki, Syafi'i dan Hambali beropini sebenarnya maksimal jumlah rakaat sholat dhuha yaitu 8 rakaat.

Madzhab ini menggunakan dalil yakni HR. Bukhari no. 1176 dan muslim no. 79 yang berisi wacana Fathu Makkah (penaklukan mekah) yang dimana ketika itu Rasulullah Saw mendatangi rumah umi Hani'RA untuk sanggup melaksanakan shalat 8 rakaat.

Sedangkan untuk pendapat kedua yakni maksimal jumlah rakaat sholat dhuha yaitu 12 rakaat. Pendapat tersebut yaitu madzab Hanafi yang mana mengutip dari hadits Rasulullah bagi mereka yang menjalankan 12 rakaat akan dibuatkan istana di nirwana (terjemahan hadits ada di bawah).

Berikut hadits Rasulullah mengenai jumlah rakaat tersebut.




Untuk pendapat ketiga menyatakan bahwa di dalam rakaat sholat dhuha tak ada jumlah maksimal. Syekh As-Suyuthi menguatkan pendapat ketiga dengan beropini sebenarnya tidak ada sandaran bagi pendapat pertama maupun yang kedua dan tak ada hadits yang secara terang membatasi jumlah maksimal pada sholat dhuha. Akan tetapi berdasarkan saya pribadi, saya lebih condong pendapat yang kedua, silahkan bagi para pembaca mau ikut yang mana.

Tips dan Trik Sholat Dhuha Bagi Pekerja Kantor


Ini diperuntukkan bagi anda yang menjadi pekerja sibuk di kantor. Sebenarnya aturan sholat dhuha yaitu sunah dan paling dianjurkan untuk sanggup mengerjakan sholat dhuha di rumah. Hukumnya sunah dan bukan wajib jadi tak diperkenankan bagi kita mengakibatkan sholat dhuha sebagai alasan meninggalkan pekerjaan yang menjadi kewajiban kita.

Kita usahakan 15 sebelum berangkat kerja ke kantor untuk sanggup menunaikan sholat dhuha. Berikut triknya.

1. Umumnya di Indonesia masuk kantor jam 08.00, jadi kita usahakan pagi-pagi sekitar 7.45 sudah berada di kantor untuk bisul setelah itu sholat dhuha.

2. Jika cara diatas tidak sanggup kita mempunyai cara lain. Pertama meminta ijin kepada atasan untuk meminta waktu selama 15 menit untuk melaksanakan sholat dhuha. Jika diijinkan kita sanggup melaksanakan rutinitas, akan tetapi jikalau tidak, fokus saja bekerja dengan niat lantaran Allah, insya allah kita akan memperoleh pahala.

Filosofi Doa Sholat Dhuha dan Sholat Dhuha


Ada-ada saja nih, bahas filosofi doa sholat dhuha dan sholat dhuha. Eh iya loh, saya kan sebelumnya sudah bilang jikalau saya akan membahas secara tuntas mengenai sholat dhuha, bahkan nantinya untuk bawah artikel ini mau saya berikan ceramah mengenai sholat dhuha, gimana?

Baiklah sebelum menonton video di bawah, alangkah baiknya kita membahas mengenai sholat dhuha.

Secara filosofis, ibadah dalam islam tak semata-mata untuk bertujuan menyembah Allah, alasannya disembah atau tak disembah, Allah tetap Allah, tak mengurangi keagungannya dan kebesarannya. Esensi ketuhanan Allah tak akan pernah berkurang sedikit pun jikalau insan dan seluruh makhluk di jagat raya tak menyembahnya.

Ibadah merupakan suatu upaya mendekatkan diri kepada Allah. Allah itu suci dan tak sanggup didekati kecuali oleh yang suci.

Rasa kedekatan hati seorang kepada Allah sebagai dzat yang maha suci termasuk media yang sanggup mempertajam rasa kesucian seseorang. Rasa kesucian ini sangat diharapkan insan untuk menjinakkan hawa nafsunya supaya tak melanggar nilai-nilai aturan dan aturan yang berlaku.

Itulah sebabnya peribadahan dalam islam berfungsi sebagai riyadhad, ruhiyah (olah jiwa) dan aliran moral untuk sanggup menyucikan hati nurani manusia.

Sholat bagi Rasulullah yaitu manifestasi takwa, cinta dan syukurnya kepada Allah. Selain daripada itu berfungsi sebagai olah jiwa yang sanggup mendatangkan kenikmatan keindahan dan kebahagiaan. Sebagaimana sudah dijelaskan dalam haditsnya bahwa Rasulullah sudah mewasiatkan kepada umatnya untuk senantiasa merutinkan sholat dhuha pada setiap hari dan menjelaskan hikmhanya yang besar.

Selain nasihat yang sudah dia terangkan dalam haditsnya ternyata sholat dhuha mempunyai kandungan makna filosofis yang sangat begitu dalam. Jika direnungkan kita akan menyadari betapa sholat dhuha itu sangat berperan penting dalam pembentukan huruf kita. Seminimalnya ada 3 makna secara filosofi dari sholat dhuha yakni.

1. Ingat kepada Allah

2. Perwujudan Syukur kita kepada Allah.

3. Tawakal serta berserah diri kepada ketentuan Allah bahwa dia yang telah mengatur rezeki.

1. Ingat Kepada Allah

Seseorang yang mengingat Allah akan kuat besar pada hidupnya. Dia senantiasa secara optimis untuk sanggup mencapai masa depan dan menghadapi persoalan. Dia meyakini sebenarnya Allah senantiasa bersahabat dengannya bahkan lebih bersahabat dari urat nadinya sendiri. Kesadaran akan kehadiran Allah merupakan sumber semangat, motivasi, harapan dan ketentraman batin. Salah satu upaya untuk sanggup mengingat Allah yaitu salah satunya mendirikan sholat dhuha lantaran memang sholat dhuha juga yaitu media kita untuk berdzikir. Di pagi hari merupakan saat-saat pikiran masih tenang, tubuh masih bugar dan tenaga masih kuat.

2. Perwujudan Syukur

Bersyukur tak hanya berarti kita berterima kasih kepada Allah saja. Akan tetapi juga terdapat 5 pilar pokok yang mana apabila salah satu pilar itu tak dipenuhi maka syukur menjadi batal dan dianggap tak bersyukur. Ibnu Qayyim menjelaskan 5 pilar pokok tersebut yakni: 1. Kepatuhan orang yang bersyukur kepada Allah sebagai pemberi nikmat. 2. Mencintainya 3. Mengakui nikmat darinya 4. Memujinya atas nikmatnya. 5. Tak menggunakan nikmat Allah berikan untuk sesuatu yang tak diridhoinya. Dan imam Al-Ghazali menjelaskan sebenarnya bersyukur terdapat 4 komponen yakni: 1. Syukur dengan hati 2. Syukur dengan verbal 3. Syukur dengan perbuatan 4. Menjaga nikmat dari kerusakan

3. Tawakkal

Sifat utama orang yang beriman ialah tawakkal. Dengan bahasa lain tawakkal kepada Allah ialah gejala orang yang beriman. Tawakkal sendiri termasuk ungkapan mengenai penyandaran diri kita hanya kepada wakil (yang ditawakkali). Tentunya kita mempunyai keinginan atau harapan dalam hidup ini. Untuk mencapainya agama islam menuntun kita untuk senantiasa selalu berikhtiar, berdoa dan bertawakkal. 3 Syarat ini mesti kita lakukan secara baik dan tak boleh hanya dilakukan salah satunya.

Ceramah Sholat Dhuha

Pada video tersebut, ustadz Adi Hidayat menawarkan ceramah sholat dhuha, berikut penjabarannya. Ceritanya ialah ketika itu Rasulullah sudah sangat usang sekali tidak mendapat wahyu dan mendapat olo-olokan dari orang kafir bahwa dia ditinggalkan oleh tuhannya dan tidak mendapat wahyu lagi.

Kemudian Allah pribadi menurunkan 2 surat pribadi yaitu surat addhuh dan surat al-Insyirah. Yang mana surat tersebut menepis perkataan orang kafir bahwa Allah meninggalkan Muhammad. Ustadz Adi menjelaskan sebenarnya kata Dhuha dalam surat tersebut ialah kata kiasan, dan memahaminya perlu memerlukan ilmu balaghah.

Dhuha berdasarkan dia ialah kata yang berarti keadaan atau waktu yang sifatnya menawarkan ketenangan dalam jiwa/ atau masa-masa yang menyenangkan dan menentramkan. Sedangkan untuk ayat kedua yang berbunyi “wallayli idza sajaa” berarti malam yang sangat gulita atau hitam pekat.

Ustadz Adi menjelaskan bahwa ayat pertama dan kedua mempunyai makna yang pada dasarnya Allah tidak akan pernah meninggalkan muhammad dalam masa suka (ayat pertama) maupun sedih (ayat kedua) . Bagaimana cara untuk sanggup mendekati Allah, banyak caranya salah satunya yakni dengan sholat dhuha.

Intinya dalam ceramah dia menjelaskan mengenai keutamaan sholat dhuha.

Demikianlah mengenai doa sholat dhuha beserta segala hal yang bekerjasama dengan sholat dhuha menyerupai tata cara doa sholat dhuha, keutamaan doa sholat dhuha, manfaat doa sholat dhuha, dzikir sehabis doa sholat dhuha dan sebagainya. Bagi anda yang memang ingin mempelajari ilmu agama secara lebih mendalam maka silahkan membaca juga doa qunut semoga kita sanggup menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
LihatTutupKomentar